Awan Dan Angin Tak Mau Mengalah

Sebenarnya kali ini bahas tentang cuaca,
yang mana cuaca akhir2 ini makin aneh
banget, sekejap panas, sekejap mendung
gelap. Ketika panas, terik banget, seolah2
gak ada awan sama sekali, tapi sekali
mendung, gelap banget, seperti mau hujan
sederas2nya, gara2nya ya itu, si mendung
mau ujan, ditolak sama awan, eh gak lama
kemudian awannya datang lagi, aku aja
yang melihatnya jadi pusing deh. Dan
pernah juga ada hujan yang aneh, masak di
depan rumah hujan deras, sekali melihat ke
belakang eh cuma rintik2 aja, tapi
maklumlah, buminya udah tua, udah pikun.

Comments
25 Responses to “Awan Dan Angin Tak Mau Mengalah”
  1. bintangzohra mengatakan:

    dunia dah tua tunggu saat akhirnya aje

  2. SITI FATIMAH AHMAD mengatakan:

    Assalaamu’alaikum Zulfa…

    Kagum dengan daya fikir Zulfa yang suka memerhati pertukaran cuaca. Satu rasa aneh yang muncul di benak hati kerana fenomena ini jarang berlaku semasa kita kecil dulu tetapi semakin aneh sejak mutakhir ini.

    Kenapa dan mengapa. tentu ada sebab musababnya. Kembali kita kepada peristiwa Israk Mikraj rasulullah yang melihat dunia 1500 tahun yang lalu, sangatlah tua dan bertongkat. Kalaulah ketika itu sudah sangat tua, apa tah lagi sekarang ini. Mungkin sudah sampai umur pikun.

    Semoga kita selalu sadar diri untuk sentiasa bersedia menghadapi segala kemungkinan akhir umur dunia ini. Wallahu’alaam.

    Terima kasih sudah berfikir tentang cuaca dan mengajak pembaca juga berfikir sama. Semoga dirahmati Allah.
    Salam mesra selalu.

  3. fitr4y mengatakan:

    rumah u kali yg panjang .. hehehe :D

    • Kelabang's Blog mengatakan:

      Eh, ini rumah orang lho, bukan rumah rayap.

  4. kunjungan pertama di blog ini. :)
    salam kenal ya
    tapi cuaca hati yang lebih aneh bos. kadang enakan kadang gak enak. :(

  5. putri fajar mengatakan:

    mas rajin sekali mengamati mendung dan awan.. :mrgreen:

    betul.. cuaca sangat tidak menentu dan bersahabat,

    • Kelabang's Blog mengatakan:

      Ya rajinlah, lha jualan barangnya sampai keluar toko, apalagi musim hujan begini, pasti rajin nengok ke atas.

  6. masyhury mengatakan:

    Iya nih, di tempat saya juga sering cuaca aneh seperti ini,,
    Kayaknya bumi ini udah gak lama lagi ya? hoho.. :D

  7. bundamahes mengatakan:

    saya juga sering mengalami jenis “hujan lokal”, di rumah hujan deras eeeeeeee.. 100 meter di depan rumah kering kerontang matahari bersinar cerah!
    saatnya mewaspadai kondisi tubuh supaya tidak jatuh tersungkur akibat perubahan cuaca ini!

  8. z4nx mengatakan:

    gak cuma itu sob, hujan datang jadi ada takut, panas terus jadi gerah segerahnya..mungkin ini sebuah tanda.
    Semoga kita bisa tetap mengingatNya.

  9. SITI FATIMAH AHMAD mengatakan:

    Assalaamu’alaikum Mas Zulfa…

    Salam terakhir buat 2010 dan huluran mesra tahun 2011.

    Alhamdulillah, semoga kehadiran tahun baru akan menyemarak semangat kita untuk terus mengejar impian yang tertunggak di tahun 2010. Harapan yang tinggi untuk kita meneruskan kehidupan yang lebih bermakna di samping beramal dan melakukan ibadah dengan lebih berkesan.

    Hadapi hari esok dengan lebih optimis dan tinggalkan hari kelmarin dengan teladan juga sempadan yang membuahkan kejayaan. belajarlah dari pengalaman lalu untuk mencipta sejarah masa depan.

    SELAMAT TAHUN BAHARU 2011.
    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.

  10. Kelabang's Blog mengatakan:

    Selamat tahun baru juga Mak Cik, semoga panjang umur.

  11. wajidi mengatakan:

    Dunia semakin renta, maka jadikanlah itibar bahwa kita pun semakin tua..

  12. fitr4y mengatakan:

    berkunjung malam ..

    happy new year … :)

  13. Sang Penjelajah Malam mengatakan:

    selamat tahun baru

  14. MENONE mengatakan:

    waaaaaaaahhh hujannya ga adil to hehehhehehehehehehe……………..

  15. SITI FATIMAH AHMAD mengatakan:

    Assalaamu’alaikum Mas Zulfa.

    hadir menyapa bertanya khabar ?
    Mudahan peralihan cuaca tidak menangguh diri untuk berbagi ilmu di dunia maya.
    Ditunggu mas, posting barunya. Ayuuh dong, menulis semangat.
    Salam mesra dari sarikei, sarawak.

    • Kelabang's Blog mengatakan:

      He he he… Ide ada tapi tak sempatlah Mak Cik, karena menulis itu perlu adanya suasana sedikit tenang.

  16. sedjatee mengatakan:

    hehehe..
    bumi ternyata sudah tua and pikun..
    mudah-mudahan gak lupa arah berputarnya
    hehehe.. salam sukses..

    sedj

  17. qefy mengatakan:

    Alamaaaaak, semoga aku tidak pikun dan tetap ganteng :D

  18. Kelabang's Blog mengatakan:

    wakakakak… Ada2 aja sob.

  19. Wawan Herdianto mengatakan:

    bumi dah makin tua….

  20. Aniezt mengatakan:

    .cuaca sulit ditebak… pawang hujan pasti pusing,, haha :D

  21. auraman mengatakan:

    saya kira di daerah saya, rupanya di daerah mas gitu juga ya , hujan yang aneh hahaha,.. salam kenal

  22. Muhammad Saroji mengatakan:

    Yang penting kita jangan pikun, apalagi lupa Tuhan.
    Salam sukses

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.