Tedriya: Kisah Sukses Bisnis Persewaan Perlengkapan Bayi


Tedriya tidak menyangka jika bisnis rental perlengkapan bayi bernama Baby’s World yang dirintisnya berkembang begitu cepat. Dalam jangka waktu 6 bulanan, posisi setengah dari break event poin (BEP) sudah ada dalam pembukuan usahanya. Bagaimana tidak, dengan tidak menghabiskan banyak waktu untuk berpromosi, Ibu dari Zaki (23 bulan) ini sudah merasa kewalahan memenuhi permintaan dari para pelanggannya. “Saat ini Saya sudah kewalahan memenuhi permintaan. Barang baru dibeli sudah langsung keluar lagi untuk disewakan. Itu pun banyak yang belum kebagian,” ujar Tedriya. Alhasil omset yang diraih pun memuaskan. Kalau lagi sepi saja, ia mengantongi sekitar Rp1 juta per bulan, sementara jika ramai bisa mencapai Rp 3,5 juta hingga Rp4 juta per bulan. Uang yang masuk kembali ia putar untuk membeli perlengkapan bayi untuk disewakan. Mau tidak mau ia harus membuat prioritas untuk memenuhi tingginya permintaan.

Ada pesanan lewat telepon, dan ada yang datang langsung. “Siapa yang datang lebih dulu dia yang dapat,” ujar Tedriya. Untuk masing-masing perlengkapan bayi yang disewakan, dikenakan biaya sewa harian. Minimum masa sewa berbeda jika pelanggan datang sendiri menjemput barang sewaan dengan jika barang diantarkan ke pelanggan. Perlengkapan yang disewakan seperti box bayi, baby walker, baby troller dan car seat. Saat ini ada 65 buah perlengkapan bayi yang tercatat dimiliki.

Kabar tentang ide bisnis inovatif ini pun menyebar ke berbagai daerah. Maklum, tak sedikit media cetak dan elektronik yang sudah meliput dan menampilkan profil bisnis yang satu ini. Ternyata cukup banyak yang tertarik untuk mengikuti tren bisnis yang satu ini. Menurut Tedriya ada saja orang yang menelepon bertanya-tanya tentang bisnis. Bahkan ada yang sengaja datang untuk melihat dan bertanya-tanya. Jika hanya ingin melihat-lihat Saya terbuka. “Tapi jika ada yang serius, dan ingin menjalankannya dalam artian menyontek, dikenakan biaya Rp 5 juta,” ujar Tedriya.
Memang sudah ada pebisnis lain yang telah menjalankan cara ini. Pebisnis yang berminat dibantu dalam mempersiapkan bisnis terutama pembuatan ketentuan dan juga kontrak bisnis. Ketimbang mewaralabakan bisnisnya, saat ini Tedriya lebih puas dengan cara tersebut. “Kalau waralaba kan lebih ribet. Kita tak bisa lepas begitu usaha mitra dijalankan Sedangkan kalau dengan cara ini setelah dibekalin dengan pengetahuan menjalankan bisnis ini Saya tidak punya kewajiban lagi dengan bisnis yang dijalankan,” urainya.

Seiring berkembangnya usaha, bisnis yang pertama kali dijalankan di rumah semenjak Januari 2007 tersebut tiga bulan kemudian dipindahkan ke sebuah toko di bilangan Depok, tepatnya di Jalan Raya Pondok Duta. Untuk itu Tedriya mengeluarkan biaya sewa Rp10 juta per tahun. Berbicara tentang bagaimana peluang usaha tersebut dimulai, Tedriya mengaku semua mengalir biasa saja. Ide bisnis inovatif tersebut datang dari pengalaman pribadi. Perlengkapan bayi biasanya digunakan hanya dalam jangka waktu pendek, setelah itu tersimpan tak berguna di dalam gudang. Sementara kebanyakan para ibu mengeluh dengan mahalnya harga berbagai perlengkapan bayi.

Tak Bisa Diam Berani untuk mencoba, meskipun ia merasa tidak memiliki apa-apa untuk memulai. “Pada awalnya Saya merasa blank sama sekali. Tapi karena ingin bersifat profesional, Saya terus mencoba merintis, seperti bagaimana bisnis akan dijalankan, kemudian menyusun pembuatan kontraknya, memakan waktu sekitar 6 bulan,” ujar wanita yang tetap bersemangat meng-handle sendiri bisnisnya ini.

Namun memang Tedriya mengakui, bakat berbisnis memang sudah ia rasakan sejak lama. “Saya orangnya tidak bisa diam. Ketika SMA dan kuliah ia sudah mencoba bisnis MLM (multi level marketing). Lulusan ilmu komputer Universitas Gunadarma ini pernah mencoba bekerja, terakhir di perusahaan finance. Namun setelah melahirkan anaknya yang pertama, sepertinya istri dari Angga ini lebih tertarik berwirausaha ketimbang bekerja di perusahaan.

Sumber: Halalsehat

lintasberita-100x20.gif

Comments
2 Responses to “Tedriya: Kisah Sukses Bisnis Persewaan Perlengkapan Bayi”
  1. djiesaka mengatakan:

    semua bisa jd bisnis kl mau berusaha ya.. hehe
    mampir kesini mas : http://djiesaka.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: