Beli Rumah Dapet Duit !!


oleh : Masih Mr. Jaya SetiaBudi
Mungkin sebagian besar Anda tidak percaya, masak sih, beli rumah bisa dapat duit. Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu? Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah Anda harus membayar sejumlah uang untuk down payment (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari total harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1 tahun kedepan.

Saya juga dulunya gak percaya. Eh, setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet duit, baru percaya!
Masih penasaran bagaimana bisa beli rumah dapat duit?

3 Macam Investasi Rumah
Sejenak kita telusuri dulu 3 macam investasi :

* Yang pertama, saat kita beli belum untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP (10%-30%). Hal ini biasanya berlaku untuk rumah baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik harganya tahun depan, karena lokasinya ‘akan’ berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang dijanjikan benar-benar ditepati.

Kenyataannya banyak pengembang yang over promised dengan gambar desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului dengan pembangunan ‘gerbang/gapura’ yang heboh, seolah rugi deh kalo gak inves kesini.

* Model investasi yang kedua adalah saat kita beli, tidak perlu mengeluarkan duit untuk DP. Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling tidak 20 % diatas harga perkiraan bank. Misalnya, harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200 juta, padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah, saat itu Anda bisa mendapatkan rumah tanpa DP.

* Model investasi yang ketiga adalah saat kita beli rumah, kita dapat duit. Wuih, enak tenaan.!

Nah, rahasianya adalah di penilaian harga rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga jualnya. Mungkin Anda berfikir, mana ada yang mau jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau tidak, itulah kenyataan. Banyak orang yang ‘terbelit hutang’, bosan atau alasan yang lain, sehingga mau melepas rumahnya dengan cepat dan ‘miring harganya’.

Bayar Cicilannya?
Mungkin Anda mengejar saya, “Nyicilnya pake apa?” Ya pake duitlah, masa pake godong (daun). Uang cicilan bisa didapat dari sewa tempat, kos atau dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada kelebihan dari selisih sewa dikurang cicilan. Jika impaspun, Anda tetap untung. Karena tahun-tahun kedepan, biasanya nilai sewanya naik, sedangkan cicilan akan tetap.

rumah2.jpg

Praktek Praktek Praktek
Sebagai latihan, iseng-iseng dapat rumah, di waktu senggang, carilah rumah-rumah (yang sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah secara kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya. Jika cukup ‘miring harganya’, cobalah minta copy sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai pinjaman tertinggi, dengan bunga yang wajar. Kalo harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik rumah. Siapa tahu dia sedang sangat membutuhkan.

Jangan hanya percaya dengan perkataan penjual tentang harga rumah, percayalah pada penilaian bank, untuk berinvestasi rumah.

Selamat berinvestasi!

Sumber: kutak-ketik dot kom

*) Ini yang namanya iseng-iseng bisnis, tapi serius.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: