Kecanduan Gaji Dan Cara Mengobatinya


Oleh: Ghozali

karyawan-atau-usahawan.jpg

Ada penyakit baru lho…. gak baru-baru banget sih…. mungkin istilahnya aja yang baru, karena sebetulnya udah berabad-abad penyakit ini menghinggapi manusia, mungkin awalnya dari jaman revolusi industri di Prancis kali ya. Penyakit ini bernama “kecanduan gaji” dimana pengidapnya akan sangat menanti-nanti waktunya gajian tiba.

Tapi jangan salah, penyakit ini beda dengan materialisme atau konsumerisme. Kalau materialisme lebih pada seseorang yang mengukur segalanya dengan duit, konsumerisme hubungannya dengan perilaku yang boros, sedangkan kecanduan gaji ini lebih pada ketergantungannya pada gajian dan betapa mood-nya naik turun bergantung pada tanggal.

Beberapa gejalanya adalah sebagai berikut:
– Menghitung-hitung kapan tanggal gajian berikutnya,
– Boros pada tanggal muda, hemat pada tanggal tua,
– Menu makan bergantung tanggal: begitu gajian makan di resto, hari berikutnya warung padang, besok-besok warteg lah… tanggal-tanggal tua yaa bawa makan aja dari rumah, atau puasa dulu deh,
– Mau beli sesuatu, tunggu tanggal muda dulu,
– Senyum manis di tanggal muda, kecut masam di tanggal tua.

Nah, kalau salah satu saja dari gejala di atas ada pada diri kita… hati-hati… itu tandanya kita udah kena penyakit “kecanduan gaji”.

Obatnya…?
Bagaimana caranya biar gak kecanduan gaji?
Biar bisa bebas belanja tanggal berapapun juga, biar gak moody tergantung tanggal, dan happy all-month-long…

Gampang… jangan ambil duit gaji untuk keperluan bulanan, tapi ambil aja dari tabungan. Jadi, gaji masuk tabungan tiap tanggal gajian. Kita ambil tabungan sesuka kita lah. Anggap aja kita menggaji diri kita sendiri dari tabungan itu. Tapi inget lho, jangan ngambil dari tabungan lebih besar dari nominal gaji tiap bulan, bisa tekor nantinya. Ini syarat mutlak…!

Syarat berikutnya adalah… kudu punya dana cadangan dulu, baru bisa deh jalanin strategi ini. Buat karyawan, dana cadangan yang harus disiapkan adalah 3-6 kali pengeluaran. Dan untuk pengusaha, dua kali lipat dari karyawan.

So, bikin 1 rekening khusus untuk nampung gaji dan dana cadangan. Nah, silakan ambil sesuka hati mau kapan saja dari rekening itu (tapi jangan sesuka hati ya jumlahnya). Untuk nabung buat keperluan khusus, taronya di tempat lain ya biar gak nyampur dan kepake…

Sumber: cashflow for muslim
Gambar: forum inspirasi

Comments
2 Responses to “Kecanduan Gaji Dan Cara Mengobatinya”
  1. ilham mengatakan:

    betul juga tuch tapi,,dengan gaji yg naik kebutuhan juga semakin naik. Keinginan makin meningkat itu yg susah. Tapi nanti akan dicoba. Thanks atas infonya : )

  2. kalabang mengatakan:

    Sama2 sob…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: