Pada 2013 Uang Rp 1000 Menjadi Rp 1 Uang Baru


Kelabang's Blog
Uang logam pecahan Rp 1.000 Tahun Emisi 2010. ANTARA/ Hasan Sakri Ghozali

TEMPO Interaktif , Jakarta – Bank Indonesia berencana menyederhanakan nominal mata uang (redenominasi) rupiah dengan memangkas jumlah digit angka untuk efisiensi. Selama ini pencatatan transaksi dalam jumlah besar memerlukan waktu lama. Biayanya pun makin mahal. Dengan digit angka yang panjang, risiko terjadi kesalahan penulisan nominal uang juga lebih tinggi.

Menurut Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, pemangkasan bisa tiga atau empat digit, tanpa mengurangi nilainya. “Redenominasi bukan sanering atau pemotongan nilai mata uang, ” kata Darmin di Jakarta, Selasa (3/8).

Penyederhanaan dilakukan karena nilai pecahan mata uang rupiah merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Jika tiga digit dalam rupiah dipangkas, Rp 1.000 uang lama sama dengan Rp 1 uang baru.

Darmin mengatakan, Indonesia akan bergabung dengan masyarakat ekonomi ASEAN sehingga acuan mata uangnya harus setara dengan negara-negara lain. Turki dan Rumania dinilai sukses melakukan redenominasi sebelum bergabung dengan Masyarakat Ekonomi Eropa. “ Redenominasi bukan hanya keputusan ekonomi, tapi juga ada keputusan politik, ”
katanya.

Sebelum redenominasi dimulai, DPR harus merampungkan rancangan undang-undang mata uang. Jika rancangan ini disahkan, pemerintah memulai tahap redenominasi. Bank Indonesia berencana menyampaikan usul ini ke Presiden. “Kalau tidak disetujui, ya, tidak jadi,” kata Deputi Gubernur BI Budi Rochadi.

Wakil Presiden Boediono menyatakan redenominasi belum akan dilakukan dalam waktu dekat karena kajian masih berjalan. Redenominasi bisa dilakukan ketika perekonomian negara cukup bagus.
“Sekali lagi statusnya masih studi dan prosesnya panjang, ” kata mantan Gubernur BI ini.

Adapun anggota Komisi Keuangan DPR, Maruarar Sirait, meminta BI tidak merealisasi rencana ini. “Redenominasi seharusnya tidak menjadi prioritas sekarang, ” kata politikus PDI Perjuangan ini. Apalagi redenominasi membutuhkan biaya besar untuk mencetak uang dan sosialisasi kepada masyarakat. ”

Arif Firmansyah | Febriana Firdaus | Eko Ari Wibowo | Evana Dewi

Comments
4 Responses to “Pada 2013 Uang Rp 1000 Menjadi Rp 1 Uang Baru”
  1. Gupong mengatakan:

    Setuju dengan redonasi biar pengguna mata uang rupiah jadi lebih pandai karna di sekolahpun kalau nilai murid banyak nolnya murid tersebut dikategorikan bodoh.

  2. butuh waktu untuk redenominasi..

  3. @senafauzi mengatakan:

    Setuju Banget, karena uang yang sekarang Beredar terlalu Bayak nominalnya…!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: