Di Masa Depan Pasien Dibekukan Sebelum Operasi, Tanpa Obat Bius Lagi


oleh: Uyung Pramudiarja
mstory-operasi-thinkstock-dalam.jpg

Massachussets, Di masa mendatang, pasien bedah tidak lagi membutuhkan obat bius. Dokter akan mengganti darahnya dengan cairan pendingin sampai suhu tubuhnya membeku, sehingga selama operasi terhindar dari kerusakan otak dan organ vital lainnya.

Dikutip dari Telegraph, Senin (27/9/2010), teknik pembekuan ini dikembangkan oleh Harvard Medical School di Massachusetts dan telah sukses diujikan pada hewan. Uji coba pada manusia untuk pertama kalinya akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini.

Dalam prosedur ini, darah pasien diganti dengan cairan pendingin yang secara drastis akan menurunkan suhu tubuh pasien hingga 10 derajat celcius. Pada suhu ini, jaringan tulang, otak dan organ lain aman dari kerusakan meski aliran darah dihentikan sementara.

Menariknya, ketika mencapai suhu tubuh serendah itu manusia biasanya sudah tidak bernyawa. Manusia bisa segera mati ketika suhu tubuhnya telah berada di bawah 22 derajat celcius, sementara suhu normal tubuh manusia adalah 37 derajat celcius.

Dr Hasan Alam, ahli bedah yang memimpin riset tersebut mengatakan prosedur ini cocok dilakukan untuk kondisi darurat pada korban penembakan, penusukan atau kecelakaan lalu lintas. Dengan membekukan korban, dokter menjadi punya lebih banyak waktu untuk menangani lukanya. “Jika suhu inti tubuh dan otak diturunkan hingga 10 atau 15 derajat celcius, jaringan akan terlindung dari kerusakan hingga 60 atau bahkan 190 menit berikutnya,” ungkap Dr Alam.

Meski tubuhnya dibekukan hingga mendekati level kematian, namun pasien dapat dengan mudah dikembalikan ke suhu normal sebelum operasi. Tingkat keberhasilan untuk menghidupkannya kembali dikatakan mencapai 90 persen.

Sumber: Detikcom

Comments
25 Responses to “Di Masa Depan Pasien Dibekukan Sebelum Operasi, Tanpa Obat Bius Lagi”
  1. Wah ternyata besar rsikonya ya??? 90% kembalinya….

  2. z4nx mengatakan:

    bacanya aja udah takut..
    kabur ah …

  3. Tamba Budiarsana mengatakan:

    Wah..kelihatannya bagus sih..tapi ngeri juga Sob, kebayang gimana jadinya habis beku trus dikembalikan lagi…

  4. susiloadysaputro mengatakan:

    Waduh teknologi semakin canggih aja…ayo semangat bikin hal baru..

  5. wahyu nurudin mengatakan:

    mengganti darah itu gimana caranya? cuci darah seperti suntik yang banyak gitu?

  6. Kelabang's Blog mengatakan:

    Mungkin iya mungkin tidak, belum ada penjelasan yang lebih detail.

  7. teguhsasmitosdp1 mengatakan:

    Ilmu pengetahuan selalu berkembang tidak terkecuali ilmu kedokteran, trims informasinya….Salam dari kota batik Pekalongan

  8. faruq mengatakan:

    kali ini pengen nyapa dulu, setelah menghilang ngak jelas..
    salam bloger🙂

  9. Kelabang's Blog mengatakan:

    Emang menghilang kemana sob?

  10. mimpi-pribumi mengatakan:

    jadi ingat film Austin power……..di bekukan lalu di hidupkan kembali……..
    lha kalo nyawanya keburu “off’…….darah yang asli mo di kemanain?

  11. orange float mengatakan:

    emangnya es batu apa pake dibekukan gitu, dimasukkan ke dalam freezer🙂

  12. fitr4y mengatakan:

    Semoga percobaannya berhasil, hingga menambah ilmu di dunia kedokteran ..

    Thanks ya dah menerima Award nya ..

  13. ratansolomj9 mengatakan:

    Semoga kita tetep sehat, sehingga tidak memerlukan operasi. Oke ? Good Luck!

  14. sdh pernah dicoba blm ya…

  15. Kelabang's Blog mengatakan:

    Kalau sama manusia belum, baru pada hewan, kalau nanti pada hewan sudah positif pasti berhasil, baru setelah itu dicoba pada manusia, dan biasanya untuk yang pertama dicari relawan, biar tidak disebut mal praktek.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: