Humor Perbandingan


guru dan murid bicara tentang
perbandingan ….
Oleh: Abbey Mastiano
05082010kalabang.wordpress.com.jpg

Di sebuah Sekolah Dasar sedang diterapkan sebuah mata pelajaran baru, yaitu PMWR alias Pelajaran Mengenal Wakil Rakyat. Kemudian si Guru memulainya dengan memberikan beberapa pertanyaan pada murid-muridnya.

Guru: Bupati dan Wakil Bupati, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?
Murid: Bupati, Bu!!!

Guru: Gubernur dan Wakil Gubernur, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?
Murid: Gubernur, Bu!!

Guru: Presiden dan Wakil Presien, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?
Murid: Presiden, Bu!!

Guru: Rakyat dan Wakil Rakyat, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?
Murid: Seharusnya sih Rakyat, Bu!!
Guru: Kok, pakai seharusnya?
Murid: Karena sekarang malah terbalik Bu guru.
Guru: Bagus, terus tanda supaya kita kenal sama Wakil Rakyat kita bagaimana?
Murid: Yang pasti mereka suka warna abu-abu.
Guru: Betul, terus apalagi?
Murid: Suka konspirasi politik.
Guru: Demi apa?
Murid: Kepentingan, Bu!!
Guru: Tepat sekali, sering muncul dimana mereka?
Murid: Di televisi, Bu!
Guru: Karena apa?
Murid: Karena skandal dan kasus, Bu!!
Guru: Aduh, anak murid Ibu pinter-pinter, terus ciri Wakil Rakyat apalagi?
Murid: Pasti sering mendadak tajir, Bu!!
Guru: Darimana, kok bisa gitu?
Murid: Diam-diam kan nyolong, Bu. Kalau nggak ya dapat hibah gono-gini gak jelas.
Guru: Dari siapa?
Murid: Dari yang pengin diuntungkan.
Guru: Terus kan Wakil Rakyat sering mengadakan sidang, berapa tahun sekali?
Murid: Setiap hari, Bu!!
Guru: Kok bisa, alasannya?
Murid: Kan biar dapat tunjangan dan komisi rapat.
Guru: Biasanya yang dibahas apa?
Murid: Nggak ada Bu, masuk telinga kiri keluar telinga kanan.
Guru: Jadi Rakyat dengan Wakil Rakyat, yang mana bosnya?
Murid: Ya, semestinya Rakyat dong, Bu!!
Guru: Kenapa semestinya?
Murid: Karena aneh, Bu!
Guru: Aneh kenapa?
Murid: Masak bos kekurangan beras di rumahnya, Bu! Sedangkan Wakilnya malah asik impor beras. Nimbun juga bisa kali, Bu.
Guru: Bagus-bagus, ternyata sebelum diajari kalian sudah banyak tahu tentang Wakil Rakyat ya.
Murid: Iya dong Bu, kan sudah jadi bukan rahasia lagi. Rakyat sudah banyak yang tahu, Bu.
Guru: Sudah banyak yang tahu mengapa asik ongkang-ongkang kaki di Parlemen?
Murid: Kan, nggak tahu malu, Bu.

sumber @ tong berisi.net, kompasiana

Comments
18 Responses to “Humor Perbandingan”
  1. shu_enk mengatakan:

    Bener banget tuh kelakuan Wakil Rakyat, Cuma Bisa OMDO, mudah-mudahan Kagak semua yang kaya gitu, bisa ancur Negri ini

  2. Kelabang's Blog mengatakan:

    Amien, mudah2an aja sob..

  3. mimpi-pribumi mengatakan:

    humor yang menonjok!!
    tapi sayangnya wakil rakyat gak bisa membaca tulisan yang begini…
    mereka hanya bisa membaca jika ada angka dengan jumlah nol yang banyak!!!!!!!!!!

  4. ysalma mengatakan:

    wakil rakyat yang ingat rakyat pas kampanye doang😦

  5. Denuzz BURUNG HANTU mengatakan:

    ngena banget!!! … semoga ada wakil rakyat yang nyasar ke nih blog … cepetan sadar deh …
    pilu melihat realita sekarang …

    ~~~ Salam BURUNG HANTU ~~~

  6. Fir'aun NgebLoG mengatakan:

    mantab bgt dech humornya…
    jadi pengen ketawa dechπŸ˜€ wkwkwkwk…..

  7. SITI FATIMAH AHMAD mengatakan:

    Assalaamu’alaikum Mas Zulma

    Satu humor sindiran yang sepatutnya diketahui oleh para wakil rakyat. Jarang sekali kita mendengar rakyat memuji keelokan peribadi wakil rakyat. Boleh dibilang jari. rakyat kini, malahan anak2 sekolah sok tahu akan masalah yang berlaku dalam dunia politisi ini. Mudahan kita mengambil iktibar dari kebijakan yang mencipta perbandingan ini.

    Salam mesra dari Sepang, Kuala Lumpur..

  8. yayan mengatakan:

    humor yang tepat dan mengena… cerdas,,,,

    salam kenal.. ditunggu kunjungan baliknya.. hehe

  9. genksukasuka mengatakan:

    8)
    wkwkwkwk

  10. btw maksudnya suka yang abu-abu itu apa ya, Mas?

  11. Kelabang's Blog mengatakan:

    Maksudnya suka hal2 yang gak jelas kepentingannya buat apa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: