Tanpa Penolakan 1


Artikel ini saya ambil dari ebook yang berjudul ”Tanpa Penolakan”, karya Bapak Agus Salim. Rencananya sih mau bikin resensi, tapi gak jadi, gak bisa sih. Yuk kita simak.
Bagaimana menawarkan sesuatu tanpa penolakan?
Nih dia trik2nya:
1. PRINSIP TIDAK SETUJU
Maksudnya, bagaimana menjadikan orang lain tidak setuju dengan kita, biar pembicaraan lebih hidup, akan tetapi justru mengarah agar orang tersebut mau untuk merespon tawaran bisnis kita. Kalau semua orang setuju, tentu pembicaraan cuma di isi dengan angguk2 kepala aja.

Dan ini berhubungan juga sama ”Kesan pertama begitu memikat, selanjutnya terserah anda”. Kalimat ini berhubungan dengan prinsip ini. Jadi, apapun yang anda tawarkan tergantung pada pesan pertama. Jika pernyataan awal anda bagus, mereka akan bersama anda, dan mereka akan mencari alasan untuk setuju dengan anda. Sebaliknya, jika pernyataan awal anda buruk, tak peduli sebagus apapun presentasi anda, mereka akan menolak.

*Contoh pernyataan awal yang buruk:
” Hey Salim, pekerjaanmu tidak bagus, pekerjaan yang jelek, kamu perlu kesempatan bisnis yang hebat”.
Tentu dia tidak akan setuju, dan membela diri, ”Tidak juga, ini pekerjaan yang bagus, memang saya cuma bekerja sehari seminggu, tapi tahukah kamu, jika saya sakit pada hari itu, saya bisa libur seminggu penuh, memang saya tidak mendapatkan banyak uang dari pekerjaan saya, tapi saya tidak cemas harus membayar pajak, ini pekerjaan yang bagus”.
Seperti orang yang mencintai pekerjaannya bukan? Dan penawaran bisnis anda akan ditolaknya, walau sebaik apapun presentasi anda, karena ini adalah pernyataan awal yang buruk.

* Contoh pernyataan awal yang bagus:
”Hey Salim, saya yakin kamu punya pekerjaan yang enak, kamu hanya perlu bekerja sehari seminggu, kamu punya banyak waktu luang, itu pasti menyenangkan, bahkan kamu tidak perlu membayar pajak”.
Tentu dia tidak setuju, dan dia akan menyatakan ” Tidak, tidak begitu bagus, aku hanya bekerja sehari seminggu, aku tidak mendapatkan begitu banyak uang untuk beli makanan, itu tidak menyenangkan, saya harap saya punya kesempatan yang lebih baik”.
Kedengarannya seperti orang yang tidak menyukai pekerjaannya bukan? Dan butuh satu kesempatan. Tentu penawaran bisnis anda akan diterimanya, ya minimal dipertimbangkan.
Inilah pernyataan awal yang bagus, yang akan diterimanya.

Bersambung….

Comments
25 Responses to “Tanpa Penolakan 1”
  1. Madzhab Bisnis OnLine mengatakan:

    mantab nich penguasaan materinya🙂
    ini kopas isi buku atau hasil analisa gan?….

  2. Kelabang's Blog mengatakan:

    Di atas khan dah ditulis, kutipan dari buku, cuma kalimat2nya disesuaikan lagi, soalnya penjelasan di buku lebih komplit, dan ini sudah ringkasannya.

  3. bundamahes mengatakan:

    iya juga ya!!!
    tar deh dicoba!

    *angguk-angguk kepala sambil pegang dagu*

  4. Kelabang's Blog mengatakan:

    He he he…
    Ada2 aja nih Bunda Mahes,

  5. fitr4y mengatakan:

    baiklah .. akan qu pertimbangkan ..🙂

  6. Kelabang's Blog mengatakan:

    Dipertimbangkan dan dipraktekkan…

  7. halobro mengatakan:

    artikel agak unik nih..nambah masukan sih..thanks

  8. SITI FATIMAH AHMAD mengatakan:

    Assalaamu’alaikum mas Zulfa….

    kebijakan dalam memerangkap situasi perbincangan tidak dimiliki secara baik oleh semua orang jika tidak dilatih selalu melalui pengalaman. pengalaman adalah guru terbaik untuk kita melangkah jauh sehingga bisa menguasai orang lain baik melalui perkataan, penulisan, perbincangan agar pendengar tersebut mengubah pendiriannya tanpa disadari.

    Tips yang mantap mas, telah dikongsi baik sesama.
    salam mesra dari Sarikei, Sarawak.

    • Kelabang's Blog mengatakan:

      Wa’alaikumussalam Mak Cik..
      Ya, pengalaman adalah guru yang terbaik, dan itu gak harus pengalaman diri kita sendiri, kita bisa juga belajar dari pengalaman orang lain, resikonya malah lebih kecil.

  9. Saipuddin mengatakan:

    selalu rendah hati walaupun bisa, Salut!!!

    [rendah hati bukan rendah diri]

  10. virmansyah mengatakan:

    ehmmmmm……
    begitu ya…
    salam kenal ya.kunjungan pertama

  11. Kelabang's Blog mengatakan:

    Salam kenal juga sob, ini ya temen barunya Saipuddin di blognya?

  12. SITI FATIMAH AHMAD mengatakan:

    Assalaamu’alaikum wr wb mas Zulfa….

    hadir kembali untuk memaklumi ada bingkisan khas AWARD dari Malaysia di sini,

    http://webctfatimah.wordpress.com/2011/02/08/ct41-yang-ketiga-darimu-untukku-untukmu/

    Silakan dengan hormatnya untuk menerima award tersebut. Semoga persahabatan ini akan sentiasa baik hendaknya.

    Salam mesra selalu dari Sarikei, Sarawak.

  13. bintangzohra mengatakan:

    bak pepatah melayu ‘ bahasa menunjukkan bangsa’
    tips ini haurs di amalkan, ditambah lagi tipsnya ye….nice

  14. sedjatee mengatakan:

    ditunggu kelanjutannya

    sedj

  15. beni mengatakan:

    iya saya inget bukunya, emang bagus sih coz menyajikan cara-cara berhubungan dengan manusia

  16. bintangzohra mengatakan:

    Selamat menyambut Maulidur Rasul unuk kamu sekeluarga

    Ssallu alaika Ya Rasulullah, semuga kita mendapat syafaat beliau.
    Aminn

  17. makhluklemah mengatakan:

    semoga bisa memulai berbisnis

  18. Tiara mengatakan:

    Halo bisa minta CP nya? thx🙂

Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] 12. Wits 13. Abgreds 14.  MrPall 15.  Trinil 16. Cenya95 17. Yusuf 18. Lyna Riyanto 19. Zulfa 20. Amien 21. Mama Murai 22. Akhmad Fauzi 23.  Mila 24. Nisa 25. Halaman Putih 26. Komuter 27.  […]

  2. […] 12. Wits 13. Abgreds 14.  MrPall 15.  Trinil 16. Cenya95 17. Yusuf 18. Lyna Riyanto 19. Zulfa 20. Amien 21. Mama Murai 22. Akhmad Fauzi 23.  Mila 24. Nisa 25. Halaman Putih 26. Komuter 27.  […]



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: